Sebeku inikah hati kamu , sampai kamu begitu angkuhnya untuk melihat aku yang telah rapuh ini, yah, mungkin aku hanya sekeping masalalu yang tak berarti, tapi apa hati kamu benar-benar sudah tak ada rasa sayang untuk aku yang telah bertahun - tahun mendampingimu, tak bisakah kamu lihat pengorbanan aku? bukan dengan sebentuk barang atau apapun itu, tapi ketulusan aku selama ini, sayang aku yang tanpa batas, kekuatanku untuk menghilangkan rasa sakit ini,dan sabar ku yang tak pernah berujung, semuanya aku lakukan tanpa mengharap balasan apapun, semuanya aku lakukan karna hati ku ingin melakukan itu, bukan karena ada paksaan dari siapapun atau ingin menunjukan apapun, bukan hanya sekedar bermain tentang perasaan, bukankah kamu pernah bilang perasaan dan sayang bukan untuk permainan belaka, dan inilah aku ketika memperjuangkan yang menurut hatiku benar,
kenapa?
Secepat itukah kamu bisa pergi?
yakinkah dengan apa yang kamu rasakan?
Kenapa kamu tidak mengikuti apa kata hati kamu, kenapa??
semuanya begitu cepat, bahkan terlalu cepat hingga aku tidak bisa menyiapkan hati ini untuk membiarkan kamu pergi,
Tapi mungkin ini semua percuma, karna sekuat apapun aku berontak tak akan pernah ada yang peduli.
keluarga?
Yang kamu jadikan salah satu alasan untuk kita putus, mereka tak bisa aku jadikan tempat untuk mengadu, rasanya aku terlalu manja untuk melakukan itu, cukuplah mereka dengan semua permasalahnya, jahat sekali rasanya jika aku merengek-rengek untuk kesedihan yang aku alami, sudah cukup mereka hidup menderita selama ini tak ingin aku membebani mereka, rasanya terlalu kekanak-kanakan untuk melakukan itu,
Tapi aku percaya jika Tuhan mendengarkan doaku, setiap hari, setiap jam bahkan setiap detik yang ku ulang -ulang dalam hati, aku percaya dia akan mengabulkan doa-doaku yang tulus selama ini, karna tuhan melihat dan mendengar semua yg kita rasakan. sebelum terucap sekalipun.
Love u Oppa